Obat Kepintaran : Apa Fungsi Utama dari Suplement otak untuk anak ?
Ya iyalah dia pinter, dia kan selalu minum
obat kepintaran.
Lucu
memang kalau mendengar celotehan anak kecil, ada saja yang menggelitik, tapi
dibalik celotehannya ada sesuatu yang menarik.
Kalimat diatas keluar dari salah satu anak yang iri pada temannya yang
setiap semester selalu mendapat predikat terbaik. Dia beranggapan bahwa
temannya pintar karena selalu diberi supplemen penambah oleh orang tuanya.
Benarkah begitu?
Otak
manusia merupakan pusat computer dari semua alat tubuh, bisa dibilang otak
memegang peranan sangat penting untuk mengatur seluruh tubuh manusia. Jika
ditimbang, otak manusia memiliki masa sekitar 1,3 kilogram dan memiliki tiga
bagian utama yaitu Batang Otak, Cerebrum, dan Cerebellum.
Perkembangan
otak anak dimulai sejak masih dalam kandungan. Ahli menyatakan bahwa usia
keemasan pertumbuhan otak anak adalah sejak ia dilahirkan hingga berusia lima
tahun. Di usia satu tahun rata-rata ukuran otak telah mencapai dua kali lipat
dari ukuran otaknya saat lahir. Pada usia 2 tahun, berat otak sudah mencapai
75% berat orang dewasa. Ada banyak perkembangan luar biasa yang terjadi pada otak anak pada
periode ini. Di usia satu sampai dua tahun, anak juga sudah memiliki kemapuan
mengenali benda, hingga menyusun kata-kata pertamanya. Khususnya pada umur dua
tahun, anak akan lebih terasah perkembangan motoriknya. Ketika memasuki usia
tiga tahun, jumlah sel-sel dan besaran volume otak anak sudah mencapao 80% dari
otak orang dewasa. Pada usia ini, jumlah sinapsis dalam otak pada anak lebih
banyak daripada sinapsis orang dewasa. Sinapsis adalah penghubung antara satu
neuron dengan neuron lainnya. Di tahap ini, anak sudah mulai masuk pada fase
berhitung. Orang tua sudah dapat mulai memberikan mainan atau buku cerita
edukatif untuk menstimulasi kecerdasan anak. Anak juga sudah mulai mengerti
aturan yang diberikan oleh ayah dan ibunya, serta mulai memperlihatkan minat
untuk berinteraksi sosial dengan orang di luar keluarganya. Menjelang usia lima
tahun, perkembangan otak anak semakin menyesuaikan dengan pengalamannya. Peristiwa
demi peristiwa yang dialami si kecil akan membentuk sinapsis secara langsung.
Faktor lingkungan menjadi sangat penting pada perkembangan otak anak.
Nah itu
tadi merupakan ringkasan terkait perkembangan otak anak sampai usia 5 tahun. Bisa
disimpulkan bahwa otak anak akan berkembang baik dengan sendirinya, namun
tentunya dibarengi dengan kegiatan yang edukatif dan gizi yang seimbang serta
stimulasi dari lingkungan.
Terkait
dengan suplemen atau makanan tambahan, yang sering beredar di pasaran dan sering
dikonsumsi oleh masyarakat. Kandungan yang sering ditemukan pada suplemen-
suplemen tersebut yang pertama adalah Asam Arachidonik, asam ini sangat
dibutuhkan untuk perkembangan otak bayi dan dapat memperbaiki kelainan saraf. Jika
seseorang kekurangan asam ini maka akan menimbulkan banyak masalah. Tetapi bukan
berarti kita wajib memberikan suplemen yang mengandung asam Arachidonik ini,
karena makanan yang kita konsumsi sehari-hari juga mengandung asam ini, seperti
Ayam, daging sapi, dan berbagai sayuran.
Selain
Asam Arachidonik, di dalam Suplemen tersebut juga terkandung multivitamin yang
tentunya juga sangat membantu dalam perkembangan otak anak, sebagai contoh vitamin
b kompleks yakni B6 yang dapat mendukung daya kerja otak, Vitamin B9 menjaga
otak dari kerusakan, Vitamin b12 menajamkan daya ingat dan mengurangi resiko
terjadinya penurunan daya fungsi mental. Ada juga beberapa suplemen yang
mengandung Omega 3, nah omega 3 sangat membantu otak untuk mendukung
perkembangan otak anak dan mengurangi resiko munculnya penyakit Alzeimer, jadi
omega 3 ini bisa menurunkan resiko pikun. Omega 3 banyak terkandung pada
kelompok ikan makarel atau ikan laut seperti ikan tuna.
Sebenarnya
kandungan-kandungan tadi bisa kita dapatkan dari beberapa makanan yang ada,
namun ada beberapa anak yang mungkin tidak suka mengkonsumsi makanan-makanan
dengan kandungan tersebut, sebagai contoh saat ini banyak anak yang tidak suka
makan sayur, padahal sayur mengandung banyak sekali nutrisi yang baik untuk
perkembangan otak. Kita bisa mensiasatinya dengan memberi suplemen tambahan
ini. Tetapi jika kita merasa sudah mencukupi kebutuhan makanan sehat anak, kita
tidak perlu memaksakan diri untuk memberi suplemen tambahan pada anak.
Jika ingin
mendapatkan hasil yang maksimal dalam perkembangan otak anak, pemberian
suplemen tentunya juga harus dibarengi dengan kegiatan edukatif seperti
membacakan buku cerita, bermain sambil belajar dan sebagainya.
Jadi kalau
misalnya minum obat kepintaran segalon pun tapi tidak dibarengi kegiatan
edukatif tentu hasilnya tidak maksimal.
Komentar
Posting Komentar